makalah

Makalah


Hasil Pertandingan Basket
“Cup SMA N Three Padang”




Disusun Untuk Tugas Olah Raga
Semester Genap
Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Padang












Oleh:

1. Belanggi Ariswenate K
2. Srinova Zuliana
3. Suci Ramdasari
4. Tiara Lemanja
5. Tifani Faberella


Kelas
XI Ipa 5



Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam
Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Padang
Tahun Ajaran 2010





KATA PENGANTAR


Puji syukur penulis ucapkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan karunia-Nya Penulis dapat menyelesaikan Makalah mengenai hasil pertandingan basket ” SMA N Three Cup 2010” . Makalah ini disusun sebagai syarat bagi penulis untuk melengkapi tugas akhir semester genap pelajaran Olah Raga Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Padang tahun 2010.
Berhasilnya disusun Makalah ini merupakan berkat kerja sama antarkelompok dan bimbingan yang diberikan oleh Ibu Des selaku guru Olah Raga Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Padang yang telah memberikan berbagai dorongan dan bimbingan kepada Penulis.
Karena terbatasnya waktu dan fasilitas yang tersedia Penulis menyadari Makalah ini jauh dari sempurna. Untuk itu Penulis mengharapkan bimbingan, kritik dan saran yang membangun untuk kesempurnaan penulisan ini.
Demikianlah Penulis sampaikan, semoga karya tulis ini dapat memenuhi sasarannya dan dapat bermanfaat bagi semua pihak.





Padang, Maret 2010





Penulis,


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR………………………………………………………… ii
DAFTAR ISI…………………………………………………………………… iii

BAB I PENDAHULUAN……………………………………………………... 1
A. Latar Belakang Masalah………………………………………………

BAB II KAJIAN PUSTAKA
A. Sejarah dan Perkembangan ………………………………………
B. Alat-Alat Perlengkapan dan Lapangan ..........................
C. Pengenalan Mengenai Permainan Bola Basket..........................
D. Aturan dasar dalam bermain basket..................................

BAB III METODELOGI PENULISAN
A. Metodologi penulisan………………………………………………..
B. Teknik pengumpulan data……………………………………………
C. Jenis dan sumber data………………………………………………..

BAB IV PEMBAHASAN
A. Pelaksanaan Cup SMA N Three Padang………………………….…























BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang Masalah

Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang termasuk aktif di bidang olah raga termasuk olah raga di bidang basket. Basket merupakan olah raga berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, bola basket mudah dipelajari karena bentuk bolanya yang besar, sehingga tidak menyulitkan pemain ketika memantulkan atau melempar bola tersebut.
Permainan basket sudah sangat berkembang dan digemari dalam masyarakat Indonesia termasuk Siswa Sekolah baik Sekolah Menengah Atas maupun Sekolah Menengah Pertama. Akan tetapi jika dibandingkan dengan negara-negara maju permainan basket anak Indonesia belum lagi semapai dengan negara maju tersebut. Untuk itu siswa ataupun siswi indonesia perlu mengembangkan lagi cara bermain basket agar di kedepan harinya dapat mengikuti olimpiade basket Internasional.

Adapun cara mengembangkan basket di sekolah salah satunya dapat dilakukan dengan cara menggelar pertandingan basket Antar SMP atau SMA. Seperti Cup SMA N Three Padang pada tahun 2010.

Berdasarkan latar belakang permasalahan di atas, penulis tertarik untuk menjelaskan proses pertandingan Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Padang pada Cup SMA N Three Padang 2010.
















BAB II
KAJIAN PUSTAKA


I. Sejarah dan Perkembangan
Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang pastor. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang pastor asal Kanada yang mengajar di sebuah fakultas untuk para mahasiswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, harus membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin di New England.Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember.
Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr. James Naismith. “Basket ball” (sebutan bagi olahraga ini dalam bahasa Inggris), adalah sebutan yang digagas oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun menjadi segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatiknya ditempatkan di seluruh cabang YMCA di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun segera dilaksanakan di kota-kota di seluruh negara bagian Amerika Serikat.
Pada Agustus 1936, saat menghadiri Olimpiade Berlin 1936, ia dinamakan sebagai Presiden Kehormatan Federasi Bola Basket Internasional. Terlahir sebagai warga Kanada, ia menjadi warga negara Amerika Serikat pada 4 Mei 1925. Naismith meninggal dunia 28 November 1939, kurang dari enam bulan setelah menikah untuk kedua kalinya.
Permainan basket sudah sangat berkembang dan digemari sejak pertama kali diperkenalkan oleh James Naismith. Salah satu perkembangannya adalah diciptakannya gerakan slam dunk atau menombok, yaitu gerakan untuk memasukkan dan melesakan bola basket langsung ke dalam keranjang yang bisa dilakukan dengan gerakan akrobatik yang berkekuatan luar biasa.

II. Alat-Alat Perlengkapan dan Lapangan
1. Bola Basket
Terbuat dari karet yang menggelembung dan dilapisi sejenis kulit, karet atau sintesis. Keliling bola tidak kurang dari 75 cm dan tidak lebih dari 78 cm, serta beratnya tidak kurang dari 600 gram dan tidak lebih dari 650 gram. Bola tersebut dipompa sedemikan rupa sehingga jika dipantulkan ke lantai dari ketinggian 180 cm akan melambung tidak kurang dari 120 cm tidak lebih dari 140 cm.
2. Perlengkapan Teknik
2.1. Untuk pencatatan waktu diperlukan sedikitnya 2 buah stopwatch, satu untuk pencatat waktu dan satu lagi untuk time out.
2.2. Alat untuk mengukur waktu 30 detik
2.3. Kertas score (Scoring Book) untuk mencatat/merekam pertandingan.
2.4. Isyarat - scoring board, tanda kesalahan perorangan yakni angka 1 sampai dengan 5, serta bendera merah dua buah untuk kesalahan regu.
3. Lapangan
3.1. Lapangan Permainan
Berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 26 m dan lebar 14 m yang diukur dari pinggir garis batas. Variasi ukuran diperolehkan dengna menambah atau mengurangi ukuran panjang 2 m serta menambah atau mengurangi ukuran lebar 1 m. Di lapangan ini terdapat beberapa ukuran seperti : lingakaran tengah, dan lain sebagainya yang secara jelas dan terperinci akan diuraikan dalam gambar di bawah nanti.
3.2. Papan Pantul
Papan pantul dibuat dari kayu keras setebal 3 cm atau dari bahan transparant yang cocok. Papan pantul berukuran panjang 180 cm dan lebar 120 cm.. Tinggi papan, 275 cm dari permukaan lantai sampai ke bagian bawah papan, dan terletak tegak lurus 120 cm jaraknya dari titik tengah garis akhir lapangan. (Perincian selengkapnya, lihat gambar).
3.3. Keranjang
Keranjang terdiri dari Ring dan Jala. Ring tersebut dari besi yang keras dengan garis tengah 45 cm berwarna jingga. Tinggi ring 305 cm dari permukaan lantai dan dipasang dipermukaan papan pantaul dengan jarak 15 cm. Sedangkan jala terdiri dari tambah putih digantung pada ring. Panjang jala 40 cm.

III. Pengenalan Mengenai Permainan Bola Basket
Permainan Bola Basket dimainkan oleh dua regu yang berlawanan. Tiap-tiap regu yang melakukan permainan di lapangan terdiri dari 5 orang, sedangkan pemain pengganti sebanyak-banyaknya 7 orang, sehingga tiap regu paling banyak terdiri dari 12 orang pemain.
Permainan Bola Basket dimainkan di atas lapangan keras yang sengaja diadakan untuk itu, baik di lapangan terbuka maupun di ruangan tertutup. Pada hakekatnya, tiap-tiap regu mempunyai kesempatan untuk menyerang dan memasukkan bola sebanyak-banyaknya keranjang sendiri untuk sedapat mungkin tidak kemasukan.
Secara garis besar permainan Bola Basket dilakukan dengan mempergunakan tiga unsur teknik yang menjadi pokok permainan, yakni : mengoper dan menangkap bola (pasing and catching), menggiring bola (dribbling), serta menembak (shooting).
Ketiga unsur teknik tadi berkembang menjadi berpuluh-puluh teknik lanjutan yang memungkinkan permainan Bola Basket hidup dan bervariasi. Misalnya, dalam teknik mengoper dan menangkap bola terdapat beberapa cara seperti : tolakan dada (chest pass), tolakan di atas kepala (overhead pass), tolakan pantulan (bounce pass), dan lain sebagainya. Dalam rangkaian teknik ini, dikenal pula sebutan pivot yakni pada saat memegang bola, salah satu kaki bergerak dan satu kaki lainnya tetap di lantai seabgai tumpuan.
Teknik menggiring bola berkaitan erat dengan traveling, yakni gerakan kaki yang dianggap salah karena melebihi langkah yang ditentukan. Juga double dribble suatu gerakan tangan yang dilarang karena menggiring bola dengan kedua tangan atau menggiring bola untuk kedua kalinya setelah bola dikuasai dengan kedua tangan.
Teknik menembak berkaitan erat dengan gerak tipu, lompat, blok dan lain sebagainya. Begitu banyak teknik permainan yang harus dikuasai oleh seorang pemain Bola Basket, sehingga sulit untuk diperinci satu-persatu dalam tulisan ini. Namun demikian, dengan menguasai ketiga unsur teknik pokok tadi serta beberapa lanjutannya, seseorang sudah dapat melakukan permainan Bola Basket, walaupun tidak sempurna.
IV. Aturan dasar dalam bermain basket
1. Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
2. Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
3. Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
4. Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
5. Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa pendiskualifikasian pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
6. Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
7. Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
8. Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
9. Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
10. Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk mendiskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
11. Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
12. Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit
13. Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang.











BAB III
METODELOGI PENULISAN


A. Metode Penulisan
Metode yang di gunakan dalam penulisan ini adalah metode deskriptif kuantitatif.
B. Teknik Pengumpulan Data
Data penulisan ini dengan teknik pengamatan dan studi pustaka. Penulis mengamati hasil pertandingan dan mengkaji sejumlah referensi berupa buku-buku. Maksud dari pengamatan yakni untuk mengetahui bagaimana hasil pertandingan SMA N 3 Padang pada Cup SMA N Three sedangkan studi pustaka ini adalah untuk menemukan teori yang mendukung ke absahan penulisan.
C. Jenis dan Sumber Data
Jenis data yang di gunakan adalah data Primer dan sekunder yaitu data yang diperoleh dari pengamatan dan buku yang relevan untuk menunjang makalah ini.











BAB IV
PEMBAHASAN

A. Pelaksanaan Cup SMA N Three Padang
Pertandingan Basket antara SMA N 3 Padang VS SMA Pertiwi 2 Padang, yang diadakan pada tanggal 13 February 2010 pada hari sabtu yang diadakan di Aula SMA N 3 Padang.
Hasil Pertandingan Basket antara SMA N 3 Padang VS SMA Pertiwi 2 Padang
Score SMA N 3 SMA Pertiwi 2
Q1 4 8

Q2 10 13

Q3 22 19

Q4 28 19

Pertandingan Basket antara SMA N 3 Padang VS SMA Adabiah Padang, yang diadakan pada tanggal 20 February 2010 pada hari sabtu yang diadakan di Aula SMA N 3 Padang.

Hasil Pertandingan Basket antara SMA N 3 Padang VS SMA Adabiah Padang
Score SMA N 3 SMA Adabiah
Q1 7 8

Q2 13 15

Q3 17 17

Q4 19 18


Pertandingan basket ini diikuti oleh dua kelompok, yaitu kelompok putra dan kelompok putri. Kelompok putra berasal dari SMA N 3 dan MAN 2, sedangkan kelompok putri berasal dari SMA N 3 dan SMA N 10.
Pada saat pertandingan berlangsung, terjadi beberapa pelanggaran dan pergantian pemain diantara sekolah masing-masing. Walaupun pada akhirnya pertandingan dimenangkan oleh SMA N 3, baik putra maupun putri.
Putri Putra
SMA 3 SMA 10 SMA 3 MAN 2
NO. NAMA NO. NAMA NO. NAMA NO. NAMA
4 RIKA 10 FEBRIAN 15 JERRY 6 WENDI
5 ANNISA 13 VENTA YANA 6 IKRAM 11 RIFKI
6 FEBY 11 RIZKY 12 RIZKI 5 SUKRI
7 PUTRI 5 LAVIRA 14 PRIMA 8 TRI
8 RAHMI 6 WANDA 8 SANDES 9 IMAM
9 RIDHA 9 DIO 7 PUTRA
10 RIRI 11 SATRIA 10 RIFKI
11 RATIH 7 ANGGA 15 RAFI
12 RESTI 10 FADHIL 12 VERI
13 RATIH 4 GHOFUR 13 ZOLA
14 AYU 13 SEM 14 BOY
15 AMOY 5 GANESHA 4 SADDAM




BABAK SKOR
CEWEK COWOK
SMA N 3 SMA N 10 SMA N 3 MAN 2
Q1 4 0
Q2 7 2
Q3 14 4
Q4 19 7 21 18





Kelompok putra berasal dari SMA N 3 dan SMK DEK.

Pada saat pertandingan berlangsung, terjadi beberapa pelanggaran dan pergantian pemain diantara sekolah masing-masing
Menurut saya, pertandingan kali ini cukup baik. Karena walaupun SMA N 3 mengalami 6 kali pergantian pemain, namun mereka akhirnya tetap memenangkan pertandingan basket ini, dengan skor akhir 29 untuk SMA N 3 dengan pemasuk bola terbanyak adalah pemain nomor punggung 9, dan skor 10 untuk SMK DEK.


SMA N 3 SMK DEK
NO. NAMA NO. NAMA
10 WINDRA 5
8 RIAN 13
7 RIAN ANDHIKA 7
5 ZHEO 15
9 RIZKY 6
15 4
11 AGUNG 14
13 11
14 FERI 8
12 HAFIZ 10
6 9
4 12


BABAK SKOR
SMA N 3 SMK DEK
1 12 0
2 18 7
3 24 8
4 29 10








Kelompok putri berasal dari SMA N 3 dan SMA N 4.
Pada saat pertandingan berlangsung, terjadi beberapa pelanggaran dan pergantian pemain diantara sekolah masing-masing. Walaupun pada akhirnya pertandingan dimenangkan oleh SMA N 3.
Menurut saya, pertandingan ini baik. Karena SMA N 3 kembali memenangkan pertandingan basket ini, dengan skor akhir 29 untuk SMA N 3 dan skor9 untuk SMA N 4.


SMA N 3 SMA N 4
NO. NAMA NO. NAMA
4 RIKA 15
14 AYU 12
7 5
6 FEBY 8
15 AMOY 6 KIKI
12 7
13 11
9 13
11 14
5 9
10


BABAK SKOR
SMA N 3 SMA N 4
1
2 19 6
3 25 8
4 29 9

Finally SMA N 3 Padang baik kelompok Putra dan Putri dapat memasuki Final, dengan hasil SMA N 3 group Putri mendapatkan peringkat pertama sedangkan group putra hanya mendapat peringkat kedua dengan skor akhir yang memiliki selisih satu angka dengan group SMA N 4 Padang yakni 35-36.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

2 komentar:

Gadis malang mengatakan...

ndeh...... maleh lai ko mbakA!

vacIinva mengatakan...

huaaaaaa


biarlah

Poskan Komentar

it's me

vava and friends

vava and friends

vava and friends